Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Jika KRI Nanggala-402 ditemukan, apakah Pentagon akan membantu mengangkat kapal?

Jika KRI Nanggala-402 ditemukan, apakah Pentagon akan membantu mengangkat kapal?

Kementerian Pertahanan Amerika Serikat (AS) turut serta dalam pencarian kapal selam Angkatan Laut Indonesia (AL) KRI Nanggala-402 yang hingga kini belum ditemukan.

Juru bicara Pentagon John F. Kirby mengatakan jika kapal tersebut ditemukan nantinya, pihaknya akan menyerahkan kepada Indonesia bagaimana kapal tersebut akan terus beroperasi. Namun, menurut dia, mengangkat sesuatu dari laut merupakan hal yang berbahaya.

“Sekarang kami membantu menemukan. Benda di bawah ini berbahaya dan ada banyak faktornya. Sekarang kami sedang membantu mencarinya, itulah yang kami lakukan, ”ujarnya dalam keterangan kepada wartawan, Jumat (23/4/2021) seperti kutipan dari situs Departemen Pertahanan AS.

Beberapa faktor yang diperhitungkan saat pengangkatan adalah kedalaman dan arus. Oleh karena itu, banyak hal yang perlu diperhatikan.

"Kami punya beberapa opsi untuk itu," katanya.

Selain itu, ia mengatakan, segala upaya akan dilakukan untuk membantu Indonesia menemukan kapal tersebut. Menurutnya, sesuai permintaan pemerintah Indonesia.

"Kami ingin membantu mereka menemukan kapal selam dan melakukan semua yang kami bisa," tegasnya.

Pentagon memberikan bantuan melalui penyediaan sumber daya udara, termasuk pesawat patroli angkatan laut P-8 Poseidon Angkatan Laut.

Menurut dia, Menteri Pertahanan AS Lloyd J. Austin III berbicara dengan Menteri Pertahanan Indonesia Prabowo Subianto untuk memastikan dia tahu kapan pesawat itu akan tiba dan juga untuk menawarkan dukungan atau bantuan tambahan yang mungkin diperlukan.

“Indonesia adalah teman baik dan mitra strategis. Kami semua sangat sedih melihat laporan kapal selam mereka, ”pungkasnya.

Lebih dari 72 jam berlalu sebelum kapal selam Angkatan Laut Indonesia (AL) KRI Nanggala-402 kehilangan kontak sejak Rabu (21/4/2021). Namun, kapal selam dengan 53 awak itu tidak ditemukan. Pencarian masih berlangsung.

Pencarian kapal selam KRI Nanggala-402 difokuskan di laut utara Bali, sekitar 40 km dari Celukan Bawang, Kabupaten Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Bali.

Tumpahan minyak dan gaya magnet besar yang diduga dari KRI Nanggala-402 ditemukan di lokasi tersebut.

Berlangganan via Email