Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Syarat Puasa Bagi Penderita Diabetes


Diabetes

Bagi umat Muslim di seluruh dunia, bulan Ramadan merupakan bulan di mana seseorang wajib melaksanakan untuk berpuasa. Bagi orang sehat, menjalankan ibadah puasa mungkin tidak tidak menimbulkan masalah yang berarti.

Bagaimana jika puasa yang dilakukan oleh penderita penyakit kronis seperti diabetes? Pada dasarnya, penderita diabetes diperbolehkan berpuasa, namun penderita tetap mengatur pola makan selama menjalankan puasa.

Penderita diabetes harus menerapkan konsep pola makan 3J yaitu jumlah kalori, jenis makanan, dan jadwal makan untuk menjaga gula darah. Tentunya, konsep pola makan 3J ini berbeda-beda pada setiap penderita diabetes, karena dipengaruhi oleh berat dan tinggi badan, usia, kondisi tubuh, aktivitas fisik dan jenis kelamin.

Menurut Diabetes UK, penting untuk mempertahankan pola makan agar seimbang saat menjalani puasa. Memasukan makanan yang lebih lambat diserap oleh tubuh seperti nasi atau roti bisa dilakukan sebelum Anda menjalankan puasa.

Memilih jenis makanan akan membantu untuk mengisi dan menjaga kadar glukosa darah Anda lebih banyak selama proses puasa. Khusus menu berbuka puasa, Anda bisa memilih buah dan sayuran.

Selain itu, hindari lah makanan yang bergula dan berlemak karena hal ini bisa membuat Anda semakin bertambah gemuk. Hindari juga minuman-minuman manis yang menggunakan gula secara berlebihan. Anda bisa gunakan pemanis alami dalam minuman untuk berbuka agar terhindar dari dehidrasi.

Satu hal yang harus menjadi catatan bagi penderita ialah penderita diabetes tidak hanya memerhatikan jenis makanan dan minuman, tapi harus diperhatikan juga cara pengolahannya. Misalnya, hindari makanan yang digoreng untuk membatasi jumlah lemak yang masuk ke dalam tubuh.

Hal apa saja yang harus diperhatikan saat penderita diabetes berpuasa?

Diabetes merupakan sebuah penyakit menahun di mana didapatkan dari kadar gula darah yang meningkat dan dapat memengaruhi kinerja semua sel tubuh, termasuk otak, jantung, pembuluh darah, ginjal, dan saraf. Oleh karena itu, diabetes membutuhkan pengelolaan jangka panjang agar pasien berada dalam keadaan terkontrol.

Hal yang dimaksud dengan kadar gula darah terkontrol ialah kadar gula darah puasa kurang dari 100 mg/dl dan kadar gula darah dua jam setelah makan ialah kurang dari 140 mg/dl. Terkait pemantauan jangka panjang, dapat pula menggunakan pemeriksaan HbA1C, di mana nilai yang dianjurkan adalah di bawah 6,5%.

Aktivitas fisik rendah dan sedang tetap dapat dilakukan oleh si penderita diabetes tipe 2, namun si penderita perlu dilakukan modifikasi pada durasi dan juga pada intensitas karena aktivitas fisik yang dilakukan secara berlebihan dapat akan menimbulkan hipoglikemia bagi orang yang sedang melaksanakan puasa.

Pasien dengan diabetes tipe 1 dengan mempunyai riwayat hipoglikemia berulang atau gangguan pada kesehatan akibat kadar gula darah berada di bawah normal, punya resiko lebih besar saat mereka berpuasa.

Hipoglikemia dan hiperglikemia atau kadar gula darah berada di atas ambang batas normal juga dapat muncul pada penderita diabetes tipe 2. Frekuensinya lebih sedikit dan juga dengan resiko lebih kecil daripada si penderita diabetes tipe 1.

Tips agar penderita diabetes kuat menjalankan puasa

Ada beberapa panduan puasa bagi penderita diabetes, yaitu:
  • Pastikan mengonsumsi makanan dan minuman dalam jumlah cukup ketika sahur maupun berbuka puasa. Hal ini harus menjadi perhatian serius karena saat berpuasa, energi yang digunakan untuk beraktivitas serta kebutuhan cairan diambil dari cadangan yang tersimpan dalam tubuh.
  • Jangan tidur setelah makan. Beri jeda paling tidak dua jam. Selain itu, hindari asupan karbohidrat kompleks, seperti gandum utuh, nasi merah, dan oatmeal sebelum beranjak tidur.
  • Makan makanan yang mengandung banyak serat seperti nasi merah, sayur, buah, atau oatmeal sangat disarankan ketika sahur karena serat bisa memberikan rasa kenyang lebih lama, sehingga kita lebih kuat puasa. Selain itu, serat juga bisa membantu mengontrol kadar gula darah yang baik untuk manajemen diabetes.
  • Makanan yang mengandung protein seperti ikan, daging, tahu, tempe, dan susu bebas lemak juga baik dikonsumsi untuk memberikan nutrisi ekstra dan membuat Anda kuat berpuasa sepanjang hari.
Demikian informasi mengenai syarat puasa bagi penderita diabetes
Artikel Terkait :

Berlangganan via Email