√ Ada Apa Dengan Sunset? - Satriaryan22

Ada Apa Dengan Sunset?

Indahnya pemandangan sunset
Dia! Dia, sangat senang melihat matahari terbit. Keindahannya sangat begitu luar biasa, ciptaan karya agung sang maha kuasa. Namanya mentari hidupnya sederhana dan penuh dengan perjuangan. Terkadang rasa lelah yang selalu ia dapat ketika sunset (matahari terbenam) datang, ia suka sunrise namun ia mulai tidak tertarik lagi dengan sunset, mengapa? Awal kisah itu akan dimulai.

Pagi pagi sekali mentari sudah berdiri di depan rumahnya. Memang rumahnya di atas perbukitan jadi Sunrise (Matahari Terbit) dapat terlihat dari Jendela kaca dan halaman Rumah. Pukul 05:45 satu menit lagi Matahari akan keluar dengan memancarkan sinarnya.

Huss…
Angin bertiup. Tangan mentari dilebarkan seakan dirinya bisa tertarik menuju matahari.
“Aku selalu berharap dapat melihat sunrise setiap harinya, karya sang maha kuasa yang indah ini selalu mengingatkanku akan Kebahagiaan itu.” ucap mentari dalam hatinya.

Jam menunjukan Pukul 06:05 artinya ia harus memulai aktivitas belajar. Ia harus pergi ke sekolah. Tak lupa sebelum berangkat ia selalu berpamitan dengan aba dan uminya.

“Assalammualaikum umi, aba” ucapnya sambil berlari.
“Waalaikumsalam nak” balas uminya dan terlihat sang aba yang hanya tersenyum sambil berkata “Lihat anak umi tuh?” canda aba. Dan umi membalasnya dengan berkata “anak aba juga atuh” sambil tertawa.

Mentari berjalan. Ia telah sampai di depan gerbang sekolah, suara bel telah berbunyi waktu belajar dimulai.

Di kelas terlihat mentari sangat serius mengerjakan tugas namun, terlihat seorang siswa yang duduk di samping mentari sedari tadi melihati wajahnya. Mentari terlihat risih ia akhirnya langsung menegur sang siswa yang tak lain adalah Rizal Teman mentari dari kelas 1 SMA.
“apa ada yang lucu dari mukaku ini zal?” tanya mentari.
“Tidak kok, tapi aku ngeliat kamu serius banget belajarnya.” balas Rizal dengan senyuman.
“bisa aja kamu.” ucap mentari sambil mendorong pundak Rizal.

Saat Mentari dan Rizal sedang bercakap-cakap seorang siswi yang tak lain bernama Anggun melihat Mentari dengan sinis dan kejam.
Mentari terlihat takut namun dengan penuh paksaan ia tersenyum kepadanya.

Jam istirahat tiba!

Mentari berjalan menuju kantin karena dirinya belum sarapan dan ingin mengisi perutnya yang kosong itu.
Saat mentari duduk, tiba tiba terlihat anggun menggebuk meja kantin dan berbicara kasar kepada mentari.
“Eh, anak kampung maksud you apa ya tatap-tatapan sama Rizal tadi pas jam pelajaran” ucapnya sambil menunjuk mentari.

Dengan panik mentari hanya menjawab
“Kamu salah paham.” tanpa pikir panjang Anggun mengancam mentari dengan berkata “Gue kaga perduli mau salah paham kek, bukan urusan gue tapi yang gue harapin sama lo, lo jauhin Rizal” bentaknya.

Anggun Pergi, terlihat mentari meneteskan air matanya di kantin. Saat itu juga Rizal datang menemui Mentari.
Melihat mentari menangis rizal terkejut, rizal menanyakan banyak pertanyaan kepada mentari namun mentari hanya diam dan berkata “Menjauh dariku” sambil berdiri dan berlari.

Pulang Sekolah.
Sampai di rumah mentari siap siap untuk melihat sunset pada pukul 18:05. Ia bergegas menuju Pantai.


Tak begitu lama sekiranya jam menunjukan pukul 17:50 mentari sudah berdiri di tepi pantai. Ia sudah tidak sabar ingin melihat warna Orange yang indah menghilang dan berganti gelap.
Jam menujukan pukul 18:00 sedikit lagi matahari akan tenggelam. Tiba tiba tidak disangka ternyata Rizal melihat mentari di tepi pantai. Itu dengan cekatan Rizal langsung berlari dan menghampiri mentari.

Mentari kaget melihat rizal di sampingnya sambil berkata “RIZAL?” terlihat raut wajah mentari Penuh tanya dan ia baru ingat bahwa rumah rizal dekat tepi pantai.

“lagi nunggu sunset ya?” ucap rizal
“sebenernya aku ingin sekali mengungkapkan sesuatu sama kamu?” tambah rizal
“ungkapkan apa?” balas mentari
“ini soal perasaan sebenernya, dari sejak satu SMA pertama kali aku lihat kamu mentari, aku sudah terpesona sama kamu.” ucap rizal
“Maksudnya?” tanya mentari
“masa kamu gak ngerti sama maksud aku, aku tuh Cinta sama kamu aku suka sama kamu” tegas Rizal

mentari binggung di sisi lain dia tahu bahwa Anggun suka dengan rizal dia memutuskan untuk menolak rizal dengan baik sambil berkata “Cintaku tidak akan aku berikan kepada seseorang yang baru aku kenal satu tahun aku butuh lebih banyak dari itu, tidak cukup kata cinta saja aku butuh lebih banyak dari itu.”
saat mentari berkata seperti itu matahari tenggelam Sinar berwarna merah kekuningan memudar dan kini berganti dengan gelap. Mentari menoleh ke arah sunset dan berkata “itulah penolakanku kepadamu”

mentari berlari dan berkata dalam hatinya “AKU Bukanlah wanita bodoh yang bisa kau miliki saat sunset datang aku tahu kau sangat baik padaku rizal, aku juga mencintaimu tapi aku masih butuh banyak sekali pengorbanan cintamu untukku agar aku tahu”

aku tidak benci Sunset namun aku berharap Cintaku tak secepat Sunset.

TAMAT
Buka Komentar
Tutup Komentar

0 Response to "Ada Apa Dengan Sunset? "

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel